LKS Digital Marketing Banten 2026: Terobosan Vokasi dalam Mencetak Arsitek Pemasaran Masa Depan Melalui Sinergi Industri

By Admin

Lomba Kompetensi Siswa (LKS)
nusakini.com,
Tangerang – Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sukses menyelenggarakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Bidang Digital Marketing Tingkat Provinsi Banten 2026. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari penuh pada 5-6 Mei 2026 ini menjadi momentum krusial bagi pendidikan vokasi di Banten untuk menyelaraskan diri dengan standar kompetensi nasional, mengikuti jejak keberhasilan Provinsi Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Gelaran ini bukan sekadar ajang adu bakat, melainkan perwujudan konkret dari strategi link and match yang mempertemukan kurikulum sekolah dengan dinamika industri otomotif dan ekonomi digital yang berkembang pesat.

Hari Pertama: Menguji Ketangkasan Komunikasi di Laboratorium Digital
Hari pertama kompetisi dilaksanakan di Gedung Bisnis Digital SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Fokus utama pada tahap ini adalah Sales Roleplay (Simulasi Penjualan). Di hadapan para penguji, peserta ditantang menghadapi skenario pelanggan yang ditarik berdasarkan undian acak dalam ekosistem produk Yamaha Motor.

Penilaian pada sesi ini sangat mendalam, mencakup empat pilar utama kompetensi sales:

Greeting: Kemampuan membangun impresi awal yang profesional.
Up Selling: Ketajaman dalam mengidentifikasi kebutuhan pelanggan untuk menawarkan nilai tambah.
Handling Objection: Ketangkasan dalam mengubah keberatan menjadi peluang solusi.
Delivery: Keahlian dalam memfinalisasi transaksi dan membangun kepercayaan jangka panjang.


Hari Kedua: Implementasi Strategis di Ekosistem Dealer Yamaha
Ujian sesungguhnya bagi para peserta berlanjut di hari kedua yang bertempat di Dealer Yamaha Budi Surya Mandiri Karawaci, Tangerang. Di sini, peserta dipaksa keluar dari zona nyaman ruang kelas dan terjun langsung ke lantai pameran (showroom).

Mereka dituntut untuk memproduksi aset digital secara instan, mulai dari pembuatan Carousel yang informatif, produksi Video kreatif, hingga tantangan fisik dan mental berupa Live Streaming selama 2 jam nonstop. Kemampuan menjaga stamina, kreativitas, dan interaksi publik secara digital menjadi parameter penentu kualitas seorang praktisi digital marketing yang handal.

Standar Penilaian Juri Nasional dan Praktisi Industri
Kredibilitas kompetisi ini dijaga ketat oleh juri-juri yang memiliki jam terbang tinggi di level nasional:

Ahmad Madani: Juri LKS Tingkat Nasional sekaligus penggerak vokasi yang fokus pada integrasi teknologi pemasaran.

Indra Hadiwidjaja: Juri LKS Tingkat Nasional yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KOMISI (Komunitas Sales Indonesia).

Untung Setiawan: Praktisi ahli dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang memastikan setiap teknis pemasaran selaras dengan standar operasional industri global.


Kepala SMKN 12 Kabupaten Tangerang, Drs. Sarjoko M.Si, menyampaikan optimisme besarnya. "Kami berkomitmen menjadikan sekolah sebagai jembatan yang kokoh menuju industri. Fasilitas di SMKN 12 kami siapkan untuk mendukung standar kompetensi tinggi yang diminta oleh industri seperti Yamaha," tegasnya. Ibu Retno Puji selaku Penanggung Jawab Lomba menambahkan bahwa kelancaran teknis di dua lokasi berbeda ini merupakan hasil kerja keras kolektif tim pelaksana.

Apresiasi juga datang dari pendamping dan peserta. Bapak Mutarif, S.Pd (Guru Pembimbing SMKN 7 Kota Tangerang) menyatakan bahwa tantangan tahun ini benar-benar memberikan gambaran nyata dunia kerja bagi siswa.

Ferly Valentino, peserta dari SMKN 7 Kota Tangerang, mengungkapkan rasa bangganya, "Pengalaman live streaming 2 jam di dealer memberikan pelajaran tentang daya tahan dan kreativitas di bawah tekanan." Sementara itu, Selvi Rahmadani dari SMKN 1 Rangkasbitung menyoroti sesi roleplay di hari pertama. "Simulasi menghadapi juri nasional sebagai pelanggan kritis memberikan saya perspektif baru bahwa digital marketing bukan hanya soal teknis di layar, tapi soal memenangkan kepercayaan orang," pungkas Selvi.

Tentang LKS Digital Marketing Banten
LKS Digital Marketing Banten adalah ajang tahunan bagi siswa SMK untuk membuktikan kompetensi dalam strategi pemasaran digital. Dengan kolaborasi erat bersama dunia usaha dan dunia industri (DUDI), kompetisi ini bertujuan melahirkan lulusan yang tidak hanya mahir secara teoritis, tetapi juga matang secara praktis dan mental. (*)